Satbrimob Polda Metro Jaya Gagalkan Tawuran di Jakarta Timur, Jakarta Utara dan Tangsel
JAKARTA | Sentrapos.co.id — Satbrimob Polda Metro Jaya menggagalkan aksi tawuran di tiga lokasi berbeda pada Jumat (22/5/2026) dini hari. Dalam patroli intensif tersebut, sebanyak 18 orang diamankan bersama sejumlah senjata tajam dan barang berbahaya lainnya.
Tiga titik yang menjadi lokasi tawuran berada di kawasan Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur; Koja, Jakarta Utara; serta Jalan Puspitek Raya, Setu, Tangerang Selatan.
Patroli dilakukan sebagai bagian dari langkah preventif kepolisian dalam menekan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya aksi tawuran remaja yang kembali marak pada jam-jam rawan malam hingga dini hari.
Sub Judul: Polisi Sita Celurit, Parang hingga Botol Berisi Air Keras
Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol Henik Maryanto mengatakan patroli gabungan dilakukan secara masif di sejumlah wilayah rawan tawuran.
Di kawasan Penggilingan, Cakung, personel Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya bersama Tim Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Timur mengamankan lima remaja yang diduga hendak terlibat tawuran di Jalan Pisangan.
Sementara itu, di wilayah Koja, Jakarta Utara, personel Patra Kompi 4 Yon B Pelopor Satbrimob membubarkan aksi tawuran sekitar pukul 03.35 WIB.
Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan empat pemuda berikut barang bukti berupa 11 celurit dan satu unit telepon genggam.
“Langkah cepat ini dilakukan untuk mencegah jatuhnya korban dan menjaga keamanan masyarakat,” ujar Kombes Pol Henik Maryanto dalam keterangannya.
Tak berselang lama, Tim Patra Yon C Pelopor Satbrimob juga menggagalkan aksi tawuran di Jalan Puspitek Raya, Kelurahan Setu, Tangerang Selatan.
Di lokasi tersebut, sembilan orang berhasil diamankan bersama barang bukti empat celurit, satu parang, satu botol berisi air keras, serta tiga unit sepeda motor.
Polisi menilai keberadaan senjata tajam dan air keras menunjukkan potensi bahaya serius apabila tawuran tersebut tidak segera dicegah.
“Personel patroli langsung mengambil tindakan kepolisian saat menemukan maupun menerima laporan adanya potensi tawuran,” tegas Henik.
Polda Metro Jaya memastikan patroli rutin akan terus ditingkatkan di sejumlah titik rawan guna mencegah terjadinya aksi kekerasan jalanan yang meresahkan masyarakat.
Selain penindakan, kepolisian juga meminta peran aktif orang tua dan masyarakat dalam mengawasi aktivitas remaja, terutama pada malam hingga dini hari.
Henik mengingatkan bahwa keterlibatan keluarga dan lingkungan sangat penting untuk mencegah remaja terjerumus dalam aksi kriminal maupun kekerasan jalanan.
“Apabila masyarakat melihat potensi tawuran atau gangguan kamtibmas lainnya, segera laporkan ke kantor polisi terdekat atau hubungi Call Center Polri 110,” imbau Henik.
Fenomena tawuran remaja sendiri belakangan kembali menjadi perhatian serius di wilayah Jabodetabek. Selain membahayakan pelaku, aksi tersebut juga kerap menimbulkan korban jiwa dan keresahan masyarakat.
Polda Metro Jaya menegaskan akan terus melakukan patroli preventif dan tindakan tegas terhadap pelaku tawuran demi menjaga keamanan wilayah ibu kota dan sekitarnya. (*)
Poin Utama Berita
- Satbrimob Polda Metro Jaya menggagalkan tawuran di tiga lokasi berbeda.
- Total 18 orang diamankan dalam patroli dini hari.
- Lokasi tawuran berada di Cakung, Koja, dan Setu Tangerang Selatan.
- Polisi menyita 15 celurit, satu parang, dan botol berisi air keras.
- Tawuran berhasil dibubarkan sebelum menimbulkan korban jiwa.
- Patroli dilakukan bersama Tim Perintis Presisi dan personel Brimob.
- Polisi menilai aksi tawuran remaja kembali meningkat di Jabodetabek.
- Polda Metro Jaya akan meningkatkan patroli di jam rawan malam.
- Masyarakat diminta aktif melaporkan potensi tawuran melalui Call Center 110.
- Orang tua diimbau meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak.

















