Scroll untuk baca berita
Example floating
Example floating
HEADLINE NEWSHUKUM & KRIMINALPERISTIWA

KABUR LINTAS KOTA, Kiai Ponpes Ndolo Kusumo Akhirnya Dibekuk di Wonogiri Usai Diduga Cabuli Puluhan Santriwati

47
×

KABUR LINTAS KOTA, Kiai Ponpes Ndolo Kusumo Akhirnya Dibekuk di Wonogiri Usai Diduga Cabuli Puluhan Santriwati

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

PATI | Sentrapos.co.id — Pelarian panjang tersangka kasus dugaan pencabulan terhadap santriwati di Pondok Pesantren (Ponpes) Ndolo Kusumo, Kabupaten Pati, akhirnya berakhir. Polisi berhasil menangkap pengasuh ponpes tersebut, Asyhari, di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, Kamis (7/5/2026) dini hari.

Penangkapan dilakukan setelah tim gabungan Sat Reskrim Polresta Pati bersama Tim Resmob Jatanras Polda Jawa Tengah melakukan pengejaran intensif lintas kota sejak 4 Mei 2026.

ADVERTISEMENT
Example 468x60
ADVERTISEMENT

Kasat Reskrim Polresta Pati, Kompol Dika Hadian Widya Wiratama, membenarkan keberhasilan penangkapan tersangka yang sebelumnya sempat mangkir dari pemeriksaan polisi.

“Alhamdulillah sudah tertangkap,” ujar Kompol Dika saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

Menurut Dika, selama dalam pelarian, Asyhari berpindah-pindah lokasi untuk menghindari kejaran aparat penegak hukum. Ia diketahui sempat berada di Kudus, Bogor, Jakarta, Solo hingga akhirnya terlacak di Wonogiri.

“Sempat ke Kudus kemudian Bogor, lanjut Jakarta, habis itu ke Solo kemudian Wonogiri,” ungkapnya.

Tersangka akhirnya diamankan sekitar pukul 04.45 WIB di Desa Bakalan, Kecamatan Purwantoro, Kabupaten Wonogiri.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Anwar Nasir, mengatakan penangkapan dilakukan oleh Tim Resmob Jatanras Polda Jateng di lokasi persembunyian tersangka.

“Tersangka ditangkap Tim Resmob Polda Jatanras Polda Jateng sekitar pukul 04.45 WIB di Desa Bakalan, Kecamatan Purwantoro, Kabupaten Wonogiri,” tegas Kombes Anwar.

Polisi mengungkap, sebelum ditangkap, Asyhari sempat melarikan diri ke Bogor menggunakan bantuan sopir pribadinya. Setelah sang sopir kembali ke Jawa Tengah, tersangka melanjutkan perjalanan menggunakan travel menuju Wonogiri guna mengelabui petugas.

“Setelah sempat kabur ke Bogor diantar drivernya, drivernya pulang dan tersangka ke Wonogiri naik travel,” jelas Anwar.

Tak hanya itu, tersangka diketahui bersembunyi di rumah seorang juru kunci petilasan di wilayah Purwantoro sebelum akhirnya diringkus tanpa perlawanan berarti.

Sebelumnya, pihak kepolisian menetapkan Asyhari sebagai tersangka kasus dugaan pencabulan terhadap sejumlah santriwati di Ponpes Ndolo Kusumo, Desa Tlogosari, Kecamatan Tlogowungu, Kabupaten Pati.

Namun, saat dipanggil untuk pemeriksaan pertama pada Senin (4/5/2026), tersangka tidak hadir dan diduga melarikan diri keluar wilayah Jawa Tengah.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Artanto, menyebut penyidik sempat melakukan pendalaman terhadap pihak keluarga untuk melacak keberadaan tersangka.

“Kemarin sudah dilakukan pemanggilan, namun yang bersangkutan tidak hadir. Dari hasil pendalaman diketahui tersangka tidak berada di tempat dan diduga berada di luar wilayah Jawa Tengah,” terang Artanto.

Polda Jawa Tengah kemudian menurunkan Tim Jatanras untuk membantu pengejaran bersama Polresta Pati hingga akhirnya pelarian tersangka berhasil dihentikan.

Kini, Asyhari langsung dibawa ke Mapolresta Pati guna menjalani pemeriksaan lanjutan dan proses penahanan.

Kasus ini sendiri menjadi perhatian publik setelah muncul dugaan korban pencabulan mencapai puluhan santriwati. Aktivitas belajar mengajar di lingkungan ponpes pun dilaporkan sempat terhenti sementara pasca mencuatnya kasus tersebut. (*)


Poin Utama Berita

  • Tersangka pencabulan santriwati, Asyhari, berhasil ditangkap di Wonogiri.
  • Penangkapan dilakukan tim gabungan Polresta Pati dan Jatanras Polda Jateng.
  • Tersangka sempat kabur ke Kudus, Bogor, Jakarta, Solo hingga Wonogiri.
  • Asyhari sebelumnya mangkir dari pemeriksaan polisi.
  • Polisi menyebut tersangka bersembunyi di rumah juru kunci petilasan.
  • Kasus dugaan pencabulan disebut melibatkan puluhan santriwati.
  • Aktivitas Ponpes Ndolo Kusumo sempat terhenti akibat kasus tersebut.
  • Tersangka kini dibawa ke Polresta Pati untuk pemeriksaan lanjutan.