Scroll untuk baca berita
Example floating
Example floating
NASIONALPERISTIWA

Menhan Tegaskan Komcad ASN Bukan Militerisasi, Latihan Bela Negara Perkuat Disiplin dan Nasionalisme

36
×

Menhan Tegaskan Komcad ASN Bukan Militerisasi, Latihan Bela Negara Perkuat Disiplin dan Nasionalisme

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA | Sentrapos.co.id — Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin, menegaskan bahwa program Komponen Cadangan (Komcad) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) bukan bertujuan menjadikan ASN sebagai militer.

Penegasan tersebut disampaikan saat meninjau langsung pelaksanaan Latihan Dasar Militer (Latsarmil) Komcad ASN di Brigif 1 Marinir Cilandak, Rabu (30/4/2026).

ADVERTISEMENT
Example 468x60
ADVERTISEMENT

Fokus pada Karakter, Bukan Militerisasi

Menhan menekankan bahwa pendidikan Komcad lebih diarahkan pada pembentukan karakter kebangsaan dan kedisiplinan.

“Pendidikan Komcad ini bukan untuk membentuk ASN menjadi militeristik, melainkan untuk menanamkan karakter kebangsaan, disiplin, dan semangat pengabdian,” tegas Sjafrie.

Menurutnya, nilai-nilai tersebut penting untuk memperkuat peran ASN sebagai bagian dari sistem pertahanan negara.


Latihan Dasar: Baris-Berbaris hingga Simulasi Huru-Hara

Dalam kunjungan tersebut, Menhan menyaksikan berbagai demonstrasi peserta, antara lain:

  • Latihan baris-berbaris
  • Simulasi penanganan huru-hara

Kegiatan ini menjadi bagian dari pembekalan dasar untuk meningkatkan kesiapan, kekompakan, dan disiplin peserta.


ASN Jadi Kekuatan Pendukung Pertahanan

Sjafrie menegaskan bahwa ASN yang mengikuti program Komcad diharapkan mampu menjadi kekuatan penguat bagi komponen utama, yakni TNI.

Ia juga menyebut kementerian dan lembaga sebagai pilar strategis dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“ASN harus memiliki mentalitas bela negara dengan nilai nasionalisme dan profesionalisme,” ujarnya.


Program Nasional Bela Negara

Sementara itu, Kepala Badan Cadangan Nasional (Bacadnas), Gabriel Lema, menyatakan bahwa Komcad ASN merupakan bagian dari agenda nasional bela negara.

“Ini bukan wajib militer, melainkan amanat undang-undang untuk memperkuat pertahanan nasional,” jelas Gabriel.

Program ini akan dijalankan secara bertahap di berbagai kementerian dan lembaga.


280 ASN Ikut Pelatihan

Sebanyak 280 peserta dari 16 kementerian dan lembaga mengikuti pelatihan Komcad di Cilandak.

Peserta berasal dari berbagai instansi strategis, termasuk Kementerian ESDM, Perhubungan, Kelautan dan Perikanan, serta Sekretariat Negara.


Perkuat Sistem Pertahanan Rakyat Semesta

Program Komcad ASN menjadi bagian dari sistem pertahanan rakyat semesta yang mengedepankan kolaborasi antara unsur sipil dan militer dalam menjaga kedaulatan negara. (*)


Poin Utama Berita

  • Menhan tegaskan Komcad ASN bukan militerisasi
  • Fokus pada pembentukan karakter dan disiplin
  • Latihan meliputi baris-berbaris dan simulasi huru-hara
  • ASN diharapkan menjadi penguat pertahanan negara
  • Komcad bagian dari agenda nasional bela negara
  • Bukan wajib militer, melainkan program berbasis UU
  • 280 ASN dari 16 instansi ikut pelatihan
  • Perkuat sistem pertahanan rakyat semesta
error: Content is protected !!