Scroll untuk baca berita
Example floating
Example floating
BIROKRASIPENDIDIKAN & KESEHATANPERISTIWA

Pemkot Jaksel Tangkap 5 Ton Ikan Sapu-Sapu di Setu Babakan, Penguburan Ikuti Rekomendasi MUI

49
×

Pemkot Jaksel Tangkap 5 Ton Ikan Sapu-Sapu di Setu Babakan, Penguburan Ikuti Rekomendasi MUI

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA | Sentrapos.co.id – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan terus mengintensifkan penanganan populasi ikan sapu-sapu yang dinilai merusak ekosistem perairan. Dalam operasi terbaru, petugas gabungan berhasil menargetkan penangkapan hingga 5 ton ikan sapu-sapu di kawasan Pintu Air Setu Babakan, Jagakarsa.

Wali Kota Jakarta Selatan, Muhammad Anwar menegaskan bahwa proses penanganan ikan invasif tersebut dilakukan sesuai dengan rekomendasi Majelis Ulama Indonesia (MUI), khususnya terkait tata cara penguburan.

ADVERTISEMENT
Example 468x60
ADVERTISEMENT

“Agar tidak menimbulkan kekeliruan ke depannya, kami melaksanakan proses ini sesuai saran MUI. Hari ini sudah berjalan dengan baik,” ujar Anwar, Selasa (21/4/2026).

Ia menjelaskan, sebelum dilakukan penguburan, seluruh ikan yang ditangkap dipastikan dalam kondisi mati sebagai bagian dari prosedur penanganan yang sesuai ketentuan.

Pada kegiatan sebelumnya, petugas bahkan berhasil mengumpulkan sekitar 5,3 ton ikan sapu-sapu, menunjukkan tingginya populasi ikan tersebut di wilayah perairan Jakarta Selatan.

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam menjaga kualitas lingkungan dan air, sekaligus melindungi keberlangsungan ekosistem ikan lokal.

Menurut Anwar, keberadaan ikan sapu-sapu berdampak serius terhadap populasi ikan lokal karena memakan telur-telur ikan yang biasa dikonsumsi masyarakat.

“Populasi ikan lokal menurun karena telur-telurnya dimangsa oleh ikan sapu-sapu,” tegasnya.

Sebagai langkah strategis, Pemkot Jakarta Selatan akan melakukan penangkapan secara rutin sebanyak dua kali dalam sepekan dengan fokus di wilayah hulu guna menekan penyebaran hingga ke hilir.

Upaya ini diharapkan mampu memperbaiki kualitas air serta mendukung kesehatan lingkungan bagi masyarakat sekitar.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan kualitas lingkungan dan air semakin baik sehingga masyarakat dapat hidup lebih sehat dan sejahtera,” jelasnya.

Sementara itu, dukungan juga datang dari masyarakat. Salah satu warga Jagakarsa, Yanuar Hadi (47), mengapresiasi langkah cepat pemerintah dalam mengendalikan populasi ikan sapu-sapu.

“Kami mendukung kegiatan ini karena pengendalian ikan sapu-sapu lebih baik dibandingkan harus mengorbankan ikan lokal,” ujarnya.

Kegiatan ini melibatkan sekitar 60 personel gabungan dari unsur pemerintah daerah, TNI, serta masyarakat yang bergerak secara serentak di sejumlah titik perairan.

Pengendalian ikan sapu-sapu ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam menjaga keseimbangan ekosistem serta melindungi sumber daya perikanan lokal di wilayah Jakarta. (*)


Poin Utama Berita

  • Pemkot Jakarta Selatan tangkap 5 ton ikan sapu-sapu di Setu Babakan
  • Penguburan ikan mengikuti rekomendasi MUI
  • Ikan dipastikan mati sebelum dikubur
  • Populasi ikan sapu-sapu ancam ikan lokal
  • Operasi sebelumnya capai 5,3 ton tangkapan
  • Penangkapan dilakukan rutin dua kali seminggu
  • Didukung 60 personel gabungan
  • Masyarakat apresiasi langkah pengendalian ekosistem
error: Content is protected !!