Scroll untuk baca berita
Example floating
Example floating
HUKUM & KRIMINALPERISTIWA

Diduga Penipuan Umrah, Kantor Travel di Semarang Digerebek Korban: Uang Puluhan Juta Raib, Keberangkatan Tak Jelas

43
×

Diduga Penipuan Umrah, Kantor Travel di Semarang Digerebek Korban: Uang Puluhan Juta Raib, Keberangkatan Tak Jelas

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

SEMARANG | Sentrapos.co.id — Dugaan penipuan perjalanan ibadah umrah kembali mencuat. Sebuah kantor biro travel umrah di salah satu pusat perbelanjaan di Kota Semarang digeruduk sejumlah korban pada Minggu (26/4/2026) malam.

Aksi tersebut dipicu kekecewaan para jamaah yang merasa dirugikan setelah gagal diberangkatkan meski telah membayar biaya umrah hingga puluhan juta rupiah.

ADVERTISEMENT
Example 468x60
ADVERTISEMENT

Dalam kejadian itu, pemilik biro travel diamankan oleh para korban dan kemudian diserahkan ke pihak kepolisian di Mapolrestabes Semarang. Aparat kepolisian terlihat turut mengawal situasi untuk mencegah kericuhan.


Korban Rugi Puluhan Juta, Keberangkatan Terus Mundur

Salah satu korban, Reza (43), mengaku telah membayar Rp50 juta untuk dua orang dengan jadwal keberangkatan pada Desember 2025. Namun hingga kini, keberangkatan tersebut tak kunjung terealisasi.

“Saya sudah bayar Rp50 juta untuk dua orang. Karena mundur terus dari bulan Desember, kemudian dikembalikan Rp30 juta. Saya curiga ini penipuan,” ujar Reza.

Merasa dirugikan, ia akhirnya melaporkan kasus tersebut ke Polda Jawa Tengah.


Alasan Agen Berubah-ubah, Korban Kehilangan Kepercayaan

Korban lainnya, Endang (54), juga mengalami hal serupa. Ia mengaku telah menyetorkan Rp46 juta untuk berangkat umrah bersama adiknya.

Namun, janji keberangkatan yang semula dijadwalkan pada 5 Desember 2025 terus mengalami penundaan hingga akhirnya tidak jelas.

“Saya sudah membayar Rp46 juta, dikembalikan Rp25 juta. Setiap kali saya tanya, alasannya selalu berubah-ubah,” ungkap Endang.

Menurutnya, pihak agen kerap memberikan alasan seperti kepadatan jadwal hingga kendala teknis yang tidak dapat diverifikasi.


Korban Tuntut Keadilan, Polisi Diminta Usut Tuntas

Para korban berharap pihak kepolisian dapat segera mengusut tuntas kasus ini dan memberikan keadilan bagi jamaah yang dirugikan.

“Kami harap ada keadilan bagi kami,” tegas Endang.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan kasus tersebut, termasuk status hukum pemilik biro travel.


Modus Lama, Korban Baru

Kasus ini menambah daftar panjang dugaan penipuan perjalanan umrah di Indonesia. Pola yang digunakan relatif serupa, yakni penawaran harga dan jadwal menarik, namun berujung penundaan hingga pembatalan tanpa kejelasan.

Masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati dalam memilih biro travel umrah, memastikan legalitas, serta mengecek rekam jejak perusahaan sebelum melakukan pembayaran. (*)


Poin Utama Berita

  • Kantor travel umrah di Semarang digeruduk korban
  • Dugaan penipuan setelah jamaah gagal berangkat
  • Korban mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah
  • Jadwal keberangkatan terus ditunda tanpa kejelasan
  • Sebagian uang dikembalikan, namun tidak utuh
  • Pemilik travel diamankan dan dibawa ke polisi
  • Korban melaporkan kasus ke Polda Jawa Tengah
  • Polisi diminta mengusut tuntas dugaan penipuan
error: Content is protected !!