Komplotan Rampok Sadis Gasak Uang SPBU Rp130 Juta di Driyorejo, Polisi Ancam Tindak Tegas Para DPO
GRESIK | Sentrapos.co.id – Tim Macan Giri Satreskrim Polres Gresik berhasil meringkus satu pelaku perampokan bersenjata api (senpi) yang terlibat dalam aksi penembakan terhadap warga saat beraksi di Jalan Raya Krikilan, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik.
Meski satu pelaku telah ditangkap, polisi memastikan masih memburu lima anggota komplotan lainnya yang kini masuk daftar pencarian orang (DPO).
Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Arya mengatakan pihaknya telah mengantongi identitas sebagian pelaku dari hasil pemeriksaan terhadap tersangka berinisial F.
“Kita masih buru pelaku lainnya yang masih DPO,” tegas AKP Arya, Senin (25/5/2026).
Menurut Arya, lima pelaku yang kini diburu masing-masing berinisial SA alias R, D, dan tiga orang lainnya yang diduga merupakan rekan satu komplotan.
Polisi menegaskan pengejaran akan terus dilakukan dan meminta para pelaku segera menyerahkan diri sebelum dilakukan tindakan tegas.
“Kalian bisa lari, tapi tidak bisa bersembunyi. Kami tidak akan segan melakukan tindakan tegas terukur apabila melawan,” ujar AKP Arya.
Korban Ditembak Saat Berusaha Menolong Aksi Perampokan
Perampokan bersenjata tersebut terjadi pada Senin (14/4/2025) sekitar pukul 13.00 WIB di kawasan PT Merak, Jalan Raya Krikilan, Driyorejo, Gresik.
Saat itu, dua karyawan SPBU Damarasih, yakni Junaidatur Rabiah (44) dan Hermanto, tengah mengendarai sepeda motor menuju Bank BRI Karanglo untuk menyetorkan uang operasional pembelian BBM senilai Rp130,9 juta.
Di tengah perjalanan, keduanya dipepet empat pelaku yang mengendarai dua sepeda motor.
Komplotan itu kemudian merampas tas berisi uang tunai yang dibawa korban.
Saat korban berusaha mempertahankan tas dan uang sempat berhamburan di jalan, seorang warga bernama Ibnu Sandi mencoba memberikan pertolongan.
Namun aksi heroik tersebut justru berujung petaka setelah salah satu pelaku mengeluarkan senjata api dan menembak korban.
“Korban mengalami luka tembak di bagian kaki kanan akibat aksi brutal pelaku,” ungkap polisi.
Kasus perampokan bersenjata ini sempat menggegerkan masyarakat Gresik karena para pelaku dinilai nekat dan tidak segan melukai warga sipil di siang bolong.
Polres Gresik memastikan pengembangan kasus masih terus dilakukan untuk menangkap seluruh anggota komplotan sekaligus mengungkap asal-usul senjata api yang digunakan pelaku saat beraksi. (*)
Poin Utama Berita
- Polisi menangkap satu pelaku perampokan bersenjata di Gresik.
- Lima anggota komplotan lainnya masih buron.
- Polisi sudah mengantongi identitas dua pelaku DPO.
- Komplotan merampok uang SPBU senilai Rp130,9 juta.
- Seorang warga ditembak saat mencoba menolong korban.
- Korban mengalami luka tembak di kaki kanan.
- Polisi mengancam tindakan tegas bagi pelaku yang melawan.
- Kasus masih dikembangkan untuk memburu seluruh komplotan.

















