BOGOR | Sentrapos.co.id — Aksi premanisme yang meresahkan kembali terjadi. Seorang pria berinisial B diamankan polisi usai diduga melakukan pemalakan terhadap kuli bangunan di kawasan Perumahan Aquila Valley, Desa Kuripan, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor.
Penangkapan dilakukan setelah video aksi pelaku viral di media sosial dan memicu perhatian publik. Dalam video tersebut, pelaku terlihat meminta sejumlah uang kepada para pekerja bangunan.
“Pelaku meminta uang antara Rp200 ribu hingga Rp500 ribu kepada para kuli bangunan di lokasi proyek,” demikian isi rekaman yang beredar.
Polisi Amankan Pelaku
Kapolsek Parung, Maman Firmansyah, membenarkan pihaknya telah mengamankan pelaku pada Senin (27/4/2026).
“Saat dilakukan pengecekan di lokasi, tidak ditemukan aktivitas seperti dalam video viral,” ujar Maman kepada wartawan.
Meski demikian, hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa pelaku mengakui pernah melakukan pungutan liar di lokasi tersebut.
Pelaku Akui Lakukan Pungli
Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku mengakui sempat mendatangi lokasi proyek dan meminta sejumlah uang kepada para pekerja.
“Yang bersangkutan mengakui melakukan pungutan liar dengan nominal Rp200 ribu hingga Rp500 ribu,” tegasnya.
Pengakuan ini menjadi dasar bagi pihak kepolisian untuk menindaklanjuti proses hukum terhadap pelaku.
Premanisme Masih Jadi Ancaman
Kasus ini kembali menunjukkan bahwa praktik premanisme masih menjadi ancaman di sejumlah wilayah, khususnya di proyek pembangunan.
Aksi seperti ini tidak hanya merugikan pekerja, tetapi juga menghambat aktivitas pembangunan dan menciptakan rasa tidak aman.
“Tindakan premanisme tidak bisa ditoleransi dan harus ditindak tegas demi menjaga ketertiban masyarakat.”
Imbauan untuk Masyarakat
Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak takut melapor jika mengalami atau menyaksikan aksi serupa.
Peran aktif masyarakat dinilai penting dalam membantu aparat menindak praktik premanisme yang meresahkan.
Kesimpulan
Penangkapan pelaku pemalakan di Bogor menjadi bukti respons cepat aparat terhadap laporan masyarakat dan viralnya kasus di media sosial.
Langkah tegas ini diharapkan dapat memberikan efek jera serta menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat. (*)
Poin Utama Berita
- Video pemalakan kuli bangunan di Bogor viral di media sosial
- Pelaku berinisial B diamankan polisi
- Pelaku meminta uang Rp200 ribu hingga Rp500 ribu
- Polisi awalnya tidak menemukan aktivitas saat cek lokasi
- Pelaku mengakui melakukan pungutan liar
- Kasus jadi sorotan praktik premanisme di proyek
- Polisi imbau masyarakat aktif melapor

















