REMBANG | Sentrapos.co.id — Kasus pembunuhan menggemparkan warga Kabupaten Rembang. Seorang remaja laki-laki berinisial Dafa Maula Firmansyah (16) ditemukan tewas terkubur di area perkebunan tua di Dukuh Nganguk, Desa Gandrirojo, Kecamatan Sedan, Rabu (29/4/2026).
Korban diketahui merupakan warga Desa Tegalmulyo, Kecamatan Kragan, yang sebelumnya dilaporkan hilang sejak Sabtu (26/4/2026).
Kapolsek Sedan, Iptu Suroto, mengungkapkan kondisi jasad korban saat ditemukan cukup mencurigakan.
“Saat dievakuasi, korban dalam posisi telentang. Bagian kepala terbungkus kaus yang terikat, ini menjadi indikasi kuat adanya tindak kekerasan,” ujarnya, Kamis (30/4/2026).
Korban Hilang Usai Antar Teman
Berdasarkan keterangan keluarga, korban terakhir kali pamit untuk mengantarkan temannya ke wilayah Sedan. Namun, setelah itu korban tak pernah kembali.
“Korban pamit mengantar temannya ke Nganguk, tetapi setelah itu tidak ada kabar dan dinyatakan hilang,” tambah Suroto.
Pencarian akhirnya berujung tragis setelah jasad korban ditemukan dalam kondisi terkubur.
Pelaku Ditangkap, Sempat Melawan Polisi
Polisi bergerak cepat dan berhasil mengungkap pelaku pembunuhan tersebut. Pelaku berinisial AG (22), warga Kecamatan Sedan, berhasil ditangkap di wilayah Margoyoso, Kabupaten Pati, pada Kamis (30/4) dini hari.
KBO Reskrim Polres Rembang, Widodo Eko Prasetiyo, menyatakan proses penangkapan sempat diwarnai perlawanan.
“Pelaku sempat melakukan perlawanan saat ditangkap, sehingga petugas mengambil tindakan tegas terukur dengan menembak kaki pelaku,” jelasnya.
Motif Sementara: Terdesak Kebutuhan Uang
Dari hasil penyelidikan awal, pelaku tidak hanya menghabisi nyawa korban, tetapi juga mengambil sepeda motor milik korban.
Motor tersebut kemudian digadaikan dengan nilai sekitar Rp4,5 juta.
Polisi menduga motif pembunuhan berkaitan dengan kebutuhan ekonomi pelaku, termasuk rencana pernikahan. Namun, motif tersebut masih didalami lebih lanjut.
“Motif sementara karena kebutuhan ekonomi, namun masih kami dalami untuk memastikan secara utuh,” tegas Widodo.
Polisi Dalami Motif dan Kronologi Lengkap
Saat ini, pelaku telah diamankan di Polres Rembang untuk menjalani pemeriksaan intensif. Polisi juga terus mengembangkan kasus guna mengungkap secara detail kronologi dan motif pembunuhan tersebut.
Kasus ini menambah daftar panjang tindak kriminal yang melibatkan korban remaja, sekaligus menjadi peringatan serius bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. (*)
Poin Utama Berita
- Remaja 16 tahun ditemukan tewas terkubur di Rembang
- Korban sempat hilang setelah pamit antar teman
- Kondisi jasad mencurigakan, kepala terbungkus kaus
- Pelaku berinisial AG (22) berhasil ditangkap
- Pelaku sempat melawan, dilumpuhkan dengan tembakan
- Motor korban digadaikan Rp4,5 juta
- Motif sementara terkait kebutuhan ekonomi
- Polisi masih dalami kronologi dan motif lengkap

















