Scroll untuk baca berita
Example floating
Example floating
DAERAH | REGIONALPENDIDIKAN & KESEHATANPERISTIWA

Sekolah Rakyat Permanen di Pasuruan Rampung 80 Persen, Siap Beroperasi Mulai 14 Juli 2026

26
×

Sekolah Rakyat Permanen di Pasuruan Rampung 80 Persen, Siap Beroperasi Mulai 14 Juli 2026

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Sekolah Rakyat Permanen di Pasuruan Rampung 80 Persen, Siap Beroperasi Mulai 14 Juli 2026

PASURUAN | Sentrapos.co.id – Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen di Kota Pasuruan dan Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, memasuki tahap akhir. Pemerintah menargetkan kedua fasilitas pendidikan tersebut mulai beroperasi pada 14 Juli 2026, bertepatan dengan dimulainya Tahun Ajaran Baru 2026/2027.

Proyek yang menjadi bagian dari program peningkatan akses pendidikan ini menunjukkan progres yang signifikan dan diyakini dapat diselesaikan sesuai jadwal.

ADVERTISEMENT
Example 468x60
ADVERTISEMENT

Site Engineer Manager PT Nindya Karya, Deska, mengungkapkan bahwa progres pembangunan Sekolah Rakyat di kawasan Purworejo, Kota Pasuruan, telah mencapai 80,92 persen hingga 17 Juni 2026.

“Secara realistis target penyelesaian pada Juli bisa kami kejar sehingga sekolah dapat segera difungsikan sesuai jadwal,” ujar Deska saat mendampingi peninjauan Tenaga Ahli Menteri Sosial, Fajar WH.


Fasilitas Pendidikan Modern Hampir Rampung

Sejumlah bangunan utama telah berdiri dan memasuki tahap penyelesaian akhir, meliputi:

  • Ruang kelas
  • Ruang guru
  • Asrama siswa
  • Kantin
  • Rumah pompa
  • Lapangan olahraga
  • Aula serbaguna
  • Masjid

Selain itu, pembangunan juga memperhatikan aspek aksesibilitas bagi penyandang disabilitas melalui penyediaan ramp kursi roda dan guiding block di berbagai titik kawasan sekolah.

Untuk mengejar target operasional, PT Nindya Karya mengerahkan 1.408 pekerja dengan sistem kerja hingga 16 jam per hari.

“Seluruh pekerjaan difokuskan pada tahap penyelesaian akhir agar seluruh fasilitas siap digunakan saat tahun ajaran baru dimulai.”


Sekolah Rakyat Kabupaten Pasuruan Capai 82,28 Persen

Sementara itu, pembangunan Sekolah Rakyat Permanen di Desa Lajuk, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, juga menunjukkan perkembangan positif.

Berdiri di atas lahan lebih dari enam hektare, kompleks pendidikan tersebut dilengkapi berbagai fasilitas penunjang, antara lain:

  • Gedung kelas
  • Asrama
  • Perpustakaan
  • Masjid
  • Area olahraga
  • Sarana pendukung lainnya

Site Engineer Manager PT Nindya Karya, Mahendra, menyebut progres pembangunan telah mencapai 82,28 persen.

“Progress pembangunan sudah mencapai 82,28 persen per hari ini dan kami optimistis target penyelesaian Juli dapat tercapai,” kata Mahendra.


Persiapan Operasional dan Perpindahan Siswa Dimulai

Menjelang peresmian, pihak sekolah mulai mempersiapkan proses perpindahan siswa dan tenaga pendidik dari lokasi sementara menuju gedung permanen.

Kepala SRMP 28 Kota Pasuruan, Yuli Prihatini, mengatakan kompleks Sekolah Rakyat Purworejo nantinya akan menampung sekitar 320 siswa, terdiri atas 50 siswa lama dan sekitar 270 peserta didik baru.

Ia mengapresiasi kualitas pembangunan yang dinilai sangat baik.

“Dari sisi fisik bangunan luar biasa. Alhamdulillah seluruh fasilitas sangat mendukung proses belajar mengajar,” ujar Yuli.

Di Kabupaten Pasuruan, Sekolah Rakyat akan menampung sekitar 240 siswa.

Sebelum kegiatan belajar dimulai, pihak sekolah akan menggelar open house bagi calon peserta didik, orang tua, dan masyarakat sebagai bagian dari pengenalan lingkungan sekolah.


Kemensos Kawal Transisi ke Gedung Permanen

Tenaga Ahli Menteri Sosial Fajar WH menyatakan bahwa pembangunan yang telah memasuki tahap akhir menjadi modal penting untuk memastikan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dan kegiatan belajar mengajar dapat berlangsung sesuai jadwal.

Pemerintah kini memfokuskan perhatian pada proses transisi dari Sekolah Rakyat rintisan menuju gedung permanen agar operasional berjalan lancar sejak hari pertama.

“Fase berikutnya adalah mengawal transisi operasional dari Sekolah Rakyat rintisan menuju Sekolah Rakyat permanen agar seluruh layanan pendidikan dapat berjalan optimal,” kata Fajar WH.

Pemerintah berharap keberadaan Sekolah Rakyat Permanen mampu meningkatkan akses pendidikan berkualitas, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan, sekaligus menghadirkan lingkungan belajar yang modern, inklusif, dan nyaman. (*)


Poin Utama Berita

  • Sekolah Rakyat Permanen di Kota dan Kabupaten Pasuruan ditargetkan mulai beroperasi 14 Juli 2026.
  • Progres pembangunan mencapai 80,92 persen di Kota Pasuruan dan 82,28 persen di Kabupaten Pasuruan.
  • PT Nindya Karya mengerahkan 1.408 pekerja untuk mempercepat penyelesaian proyek.
  • Fasilitas sekolah meliputi ruang kelas, asrama, perpustakaan, masjid, kantin, aula, lapangan, serta akses ramah disabilitas.
  • Sekolah Rakyat Kota Pasuruan akan menampung sekitar 320 siswa, sedangkan Kabupaten Pasuruan sekitar 240 siswa.
  • Pemerintah mulai mempersiapkan perpindahan siswa dan guru menuju gedung permanen.
  • Kemensos mengawal transisi operasional agar kegiatan belajar mengajar dimulai tepat waktu.