Scroll untuk baca berita
Example floating
Example floating
DAERAHHUKUM & KRIMINALPERISTIWAVIRAL

Viral Ibu Paksa Anak Mengemis di CFD Kanjuruhan, Polisi Ungkap Eksploitasi Sejak Bayi

28
×

Viral Ibu Paksa Anak Mengemis di CFD Kanjuruhan, Polisi Ungkap Eksploitasi Sejak Bayi

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

MALANG | Sentrapos.co.id — Satuan Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPA-PPO) Polres Malang bergerak cepat menindak kasus dugaan eksploitasi anak yang viral di kawasan Car Free Day (CFD) Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang.

Seorang ibu berinisial FN (27) bersama suaminya EP (36) diamankan setelah diduga memaksa anaknya mengemis di tempat umum.

ADVERTISEMENT
Example 468x60
ADVERTISEMENT

Eksploitasi Diduga Sejak Bayi

Kasatres PPA-PPO Polres Malang, Yulistiana Sri Iriana, mengungkap fakta mengejutkan dari hasil pemeriksaan.

“Anak tersebut sudah dibawa mengamen sejak usia dua bulan, dan saat usia dua tahun sudah diminta mengamen sendiri,” ungkap Yulistiana, Kamis (30/4/2026).

Aktivitas tersebut diduga berlangsung dalam waktu lama dan dilakukan secara berulang di berbagai lokasi.


Peran Orang Tua Saling Mendukung

Dalam praktiknya, kedua orang tua memiliki peran berbeda namun saling mendukung:

  • Ibu mengawasi anak saat mengemis dengan speaker portable
  • Ayah mengantar, menunggu, dan turut mengamen

“Peran keduanya saling mendukung, sehingga masuk kategori dugaan eksploitasi ekonomi terhadap anak,” tegas Yulistiana.


Lokasi Aksi Tidak Hanya di CFD

Selain di Stadion Kanjuruhan, aktivitas mengemis juga dilakukan di:

  • Pasar
  • Tempat keramaian lainnya

Polisi turut mengamankan barang bukti berupa uang tunai Rp46.500 dan kaleng bekas yang digunakan anak untuk mengemis.


Pendekatan Humanis: Pembinaan dan Pendampingan

Meski memenuhi unsur dugaan eksploitasi, polisi mengedepankan pendekatan pembinaan dengan melibatkan dinas terkait.

Pihak kepolisian berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk memastikan perlindungan dan pendampingan terhadap anak sebagai korban.


Polisi Tegaskan Larangan Eksploitasi Anak

Kasi Humas Polres Malang, Bambang Subinajar, menegaskan bahwa orang tua telah diminta membuat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak melibatkan anak dalam aktivitas yang mengarah pada eksploitasi,” tegas Bambang.


Viral di Media Sosial Picu Penindakan

Kasus ini mencuat setelah video aksi ibu memaksa anak mengemis viral di media sosial.

Dalam video tersebut, terlihat anak kecil dipaksa mendekati pengunjung untuk meminta uang, di bawah pengawasan ketat sang ibu.


Pentingnya Perlindungan Anak

Kasus ini menjadi pengingat penting bahwa eksploitasi anak, baik secara ekonomi maupun sosial, memiliki dampak serius terhadap tumbuh kembang dan masa depan anak. (*)


Poin Utama Berita

  • Polisi amankan orang tua yang paksa anak mengemis
  • Eksploitasi diduga dilakukan sejak anak usia bayi
  • Anak mulai mengamen sendiri sejak usia 2 tahun
  • Peran orang tua saling mendukung aktivitas eksploitasi
  • Aksi dilakukan di CFD, pasar, dan tempat umum
  • Polisi kedepankan pembinaan dan pendampingan anak
  • Orang tua diminta buat pernyataan tidak mengulangi
  • Kasus terungkap setelah viral di media sosial
error: Content is protected !!