Scroll untuk baca berita
Example floating
Example floating
PERISTIWAVIRAL

Viral Keributan di KRL Jakarta–Bogor, Diduga Pelecehan Picu Cekcok, KAI Commuter Angkat Bicara

36
×

Viral Keributan di KRL Jakarta–Bogor, Diduga Pelecehan Picu Cekcok, KAI Commuter Angkat Bicara

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA | Sentrapos.co.id — Insiden keributan antarpenumpang di dalam KRL Commuter Line relasi Jakarta–Bogor viral di media sosial. Peristiwa yang terjadi pada Kamis malam (23/4/2026) itu diduga dipicu oleh dugaan pelecehan yang memicu cekcok hingga perkelahian.

Manajemen KAI Commuter akhirnya buka suara terkait kejadian tersebut. Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan, membenarkan adanya insiden yang sempat mengganggu kenyamanan penumpang.

ADVERTISEMENT
Example 468x60
ADVERTISEMENT

“KAI Commuter menyayangkan adanya kegaduhan antar pengguna pada perjalanan Commuter Line Nomor 1388 relasi Jakarta Kota–Bogor,” ujar Leza.

Menurutnya, kejadian berlangsung sekitar pukul 19.05 WIB di dalam gerbong kereta yang tengah melaju menuju Bogor.

“Kejadian bermula saat salah seorang pengguna diduga melakukan pelecehan kepada pengguna lainnya,” jelasnya.

Dalam keterangan lebih lanjut, disebutkan bahwa salah satu penumpang merasa area sensitifnya tersentuh oleh penumpang lain, yang kemudian memicu ketegangan hingga perkelahian.

Petugas pengamanan yang berada di dalam rangkaian kereta langsung bertindak cepat untuk meredam situasi.

“Petugas Pengamanan KRL segera menangani dengan menurunkan keduanya untuk dibawa ke Pos Pengamanan Stasiun Pasar Minggu,” tegas Leza.

Setelah dilakukan pemeriksaan dan mediasi di stasiun, kedua pihak sepakat bahwa insiden tersebut terjadi akibat kesalahpahaman.

“Keduanya menyadari adanya kesalahpahaman posisi saat berada di dalam Commuter Line dan sepakat menyelesaikan secara kekeluargaan,” lanjutnya.

Kedua penumpang juga telah menyampaikan permohonan maaf karena telah menimbulkan kegaduhan di dalam kereta.

Menanggapi kejadian ini, KAI Commuter mengimbau seluruh pengguna untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan bersama selama menggunakan transportasi publik.

“Kami mengimbau seluruh pengguna untuk selalu menghormati dan menjaga kenyamanan pengguna lainnya selama perjalanan,” pungkas Leza.

Insiden ini menjadi pengingat pentingnya etika dan kesadaran bersama dalam menggunakan transportasi umum, khususnya di jam-jam padat penumpang. (*)


Poin Utama Berita

  • Keributan terjadi di KRL relasi Jakarta–Bogor
  • Diduga dipicu pelecehan antar penumpang pria
  • Insiden viral di media sosial
  • Petugas KRL turun tangan dan amankan situasi
  • Kedua pihak sepakat damai usai mediasi
  • KAI Commuter imbau penumpang jaga ketertiban
error: Content is protected !!