Scroll untuk baca berita
Example floating
Example floating
DAERAHPERISTIWAVIRAL

Viral! Pemotor Ngaku Anggota TNI AL Halangi Ambulans di Surabaya, Gebrak Mobil—Akhirnya Minta Maaf

43
×

Viral! Pemotor Ngaku Anggota TNI AL Halangi Ambulans di Surabaya, Gebrak Mobil—Akhirnya Minta Maaf

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

SURABAYA | Sentrapos.co.id — Aksi seorang pemotor yang diduga anggota TNI Angkatan Laut viral di media sosial setelah terekam menghalangi ambulans yang sedang membawa pasien di Kota Surabaya, Jawa Timur.

Dalam video yang beredar luas, ambulans terlihat melaju dengan sirene menyala. Namun, sejumlah pengendara dari arah berlawanan justru mengambil jalur yang bukan peruntukannya, hingga menghambat laju kendaraan darurat tersebut.

ADVERTISEMENT
Example 468x60
ADVERTISEMENT

Salah satu pemotor bahkan tampak menggebrak kap mobil ambulans sambil melontarkan kata-kata kasar kepada sopir.


Kronologi: Ambulans Terhambat Saat Bawa Pasien Rujukan

Koordinator ambulans Yayasan Dana Sosial Al-Falah (YDSF), Sodik, membenarkan kejadian tersebut. Peristiwa terjadi di Jalan Bengawan, Kecamatan Wonokromo, Senin (27/4/2026) sekitar pukul 18.30 WIB.

Ambulans saat itu sedang membawa pasien rujukan dari Rumah Sakit William Booth menuju RSUD dr. Soetomo.

“Kami butuh cepat karena membawa pasien rujukan. Tapi di lokasi ada pengendara melawan arus, dan satu orang tiba-tiba marah serta menggebrak ambulans,” ujar Sodik.

Akibat insiden tersebut, ambulans mengalami keterlambatan sekitar 10 menit. Meski demikian, kondisi pasien dilaporkan tetap aman hingga tiba di rumah sakit tujuan.


Aksi Terekam dan Viral, Tujuan Edukasi Publik

Peristiwa ini terekam kamera ponsel sopir ambulans, Varhan Adhitya, yang saat itu melakukan siaran langsung.

Sodik menegaskan, video tersebut diunggah bukan untuk mempermalukan pihak tertentu, melainkan sebagai edukasi kepada masyarakat.

“Kami ingin mengingatkan bahwa ambulans harus diprioritaskan. Ini bukan untuk menjelekkan, tapi agar masyarakat lebih disiplin berlalu lintas,” tegasnya.


Pelaku Ternyata Anggota TNI AL, Akui Kesalahan

Pemotor yang terlibat diketahui bernama Kopda Sujarwo, anggota TNI AL yang saat itu berboncengan dengan istrinya.

Setelah video viral, Sujarwo mendatangi pihak YDSF bersama atasannya untuk menyampaikan permohonan maaf secara langsung.

“Saya atas nama Kopda Sujarwo menyampaikan permohonan maaf. Saya mengakui kesalahan dan tidak akan mengulangi pelanggaran tersebut,” ujarnya.

Ia juga meminta maaf kepada institusinya atas tindakan yang mencoreng nama baik.


Kasus Diselesaikan Secara Kekeluargaan

Pihak YDSF menyatakan telah menerima permintaan maaf tersebut dan menganggap persoalan telah selesai.

“Permasalahan sudah clear. Kami menerima permintaan maaf yang bersangkutan,” kata Sodik.

Sementara itu, sopir ambulans Varhan juga mengimbau masyarakat untuk lebih tertib di jalan.

“Pesan saya, jangan menghalangi ambulans. Ini menyangkut nyawa manusia,” tegas Varhan.


Pentingnya Prioritas Kendaraan Darurat

Insiden ini menjadi pengingat keras bahwa kendaraan darurat seperti ambulans memiliki prioritas utama di jalan.

Menghalangi ambulans tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga dapat membahayakan keselamatan pasien yang sedang membutuhkan pertolongan cepat. (*)


Poin Utama Berita

  • Video pemotor halangi ambulans di Surabaya viral di media sosial
  • Pelaku diketahui anggota TNI AL, Kopda Sujarwo
  • Insiden terjadi saat ambulans membawa pasien rujukan
  • Pemotor menggebrak mobil dan menghambat perjalanan ambulans
  • Ambulans sempat terlambat sekitar 10 menit
  • Pelaku meminta maaf dan mengakui kesalahan
  • Kasus diselesaikan secara kekeluargaan
  • Masyarakat diimbau prioritaskan kendaraan darurat
error: Content is protected !!