MALANG | Sentrapos.co.id – Warga Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, digegerkan dengan temuan limbah medis berupa jarum suntik yang berserakan di saluran irigasi dekat akses jalan menuju Perumahan Emerald Garden.
Temuan limbah berbahaya tersebut langsung memicu kekhawatiran masyarakat karena lokasi berada di area terbuka yang kerap dilalui warga.
Sejumlah instansi terkait, mulai dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Kesehatan Kota Malang, hingga kepolisian, langsung turun tangan melakukan penelusuran terhadap asal-usul limbah medis tersebut.
Kasatreskrim Polresta Malang Kota AKP Rahmad Aji Prabowo mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan mendalam terkait sumber limbah medis yang ditemukan di lokasi.
“Kami masih melakukan lidik,” tegas AKP Rahmad Aji Prabowo saat dikonfirmasi, Kamis (14/5/2026).
Petugas kepolisian telah mendatangi lokasi penemuan limbah untuk melakukan pengecekan serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.
“Anggota masih cek lokasi dan mencari informasi dengan meminta keterangan saksi,” tambahnya.
Limbah Jarum Suntik Sudah Kedaluwarsa
Sementara itu, Dinas Lingkungan Hidup bersama perangkat wilayah dan petugas puskesmas setempat telah melakukan evakuasi limbah medis dari lokasi penemuan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, limbah medis tersebut berupa jarum suntik yang masih berada dalam kemasan plastik dan diketahui belum pernah digunakan.
Namun demikian, alat suntik tersebut disebut sudah melewati masa kedaluwarsa sehingga tetap masuk kategori limbah bahan berbahaya dan beracun (B3).
Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, dr Husnul Muarif, memastikan limbah tersebut telah diamankan ke tempat penyimpanan khusus limbah B3.
“Sebagai tindak lanjut, limbah B3 dikumpulkan dan ditaruh pada kantong plastik serta disimpan di TPS B3 Puskesmas Arjowinangun,” jelas Husnul.
Meski demikian, hingga kini pihak Dinas Kesehatan belum mengetahui secara pasti dari mana asal limbah medis tersebut.
“Belum ada,” singkat Husnul saat ditanya terkait hasil penelusuran asal limbah.
Diduga Terbawa Arus dari Wilayah Hulu
Sebelumnya, warga pertama kali menemukan tumpukan jarum suntik berserakan di saluran air pada Rabu (13/5/2026) siang.
Pantauan di lokasi menunjukkan beberapa alat suntik masih terbungkus kantong plastik, sementara sebagian lainnya tampak menyembul keluar dari aliran parit.
Limbah medis itu diduga terbawa arus air dari wilayah hulu sebelum akhirnya tersangkut di area saluran irigasi dekat permukiman warga.
Salah seorang warga, Dwi Frananto, mengaku khawatir karena lokasi penemuan berada di jalur yang sering dilalui masyarakat.
“Tadi kebetulan lewat jalan ini, terus lihat ada suntikan. Tapi enggak tahu ini bekas dipakai atau belum,” ujar Dwi.
Kasus temuan limbah medis ini menjadi perhatian serius karena menyangkut keselamatan lingkungan dan kesehatan masyarakat. Aparat kini terus mendalami kemungkinan adanya pelanggaran dalam pengelolaan limbah medis berbahaya. (*)
Poin Utama Berita
- Limbah medis berupa jarum suntik ditemukan berserakan di parit Kota Malang.
- Lokasi penemuan berada di Kedungkandang dekat Perumahan Emerald Garden.
- Polisi masih menyelidiki asal-usul limbah medis tersebut.
- DLH dan Dinas Kesehatan langsung mengevakuasi limbah B3 dari lokasi.
- Jarum suntik diketahui belum digunakan namun sudah kedaluwarsa.
- Limbah disimpan sementara di TPS B3 Puskesmas Arjowinangun.
- Warga khawatir karena limbah ditemukan dekat permukiman dan akses jalan umum.
- Limbah diduga hanyut dari wilayah hulu melalui saluran air.

















