Scroll untuk baca berita
Example floating
Example floating
PERISTIWAVIRAL

Viral Warga Cianjur Diduga Dipukuli Pegawai Dapur MBG, Satgas dan Polisi Turun Tangan Selidiki

31
×

Viral Warga Cianjur Diduga Dipukuli Pegawai Dapur MBG, Satgas dan Polisi Turun Tangan Selidiki

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

CIANJUR | Sentrapos.co.id – Sebuah video viral memperlihatkan dugaan aksi kekerasan yang melibatkan pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) terhadap seorang warga di Kecamatan Pasirkuda, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Dalam video berdurasi 47 detik itu, korban mengaku menjadi sasaran pemukulan saat mendatangi dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Kubang. Rekaman tersebut kemudian menyebar luas di media sosial dan memicu perhatian publik.

ADVERTISEMENT
Example 468x60
ADVERTISEMENT

“Saya masuk baik-baik, tapi dipukuli sama dua orang. Lokasinya di Desa Kubang, Kecamatan Pasirkuda, Kabupaten Cianjur,” ujar korban dalam video yang beredar.

Dalam rekaman itu terlihat sejumlah orang mencoba menenangkan korban, namun ia tetap meluapkan kekecewaannya sambil merekam kejadian tersebut. Bahkan, istri korban turut menyuarakan keberatan atas insiden yang dialami suaminya.

“Saya tidak terima atas apa yang dilakukan kepada suami saya. Kalian harus bertanggung jawab,” ucap istri korban dalam video tersebut.

Menanggapi kejadian ini, Wakil Ketua Satgas MBG Kabupaten Cianjur, Arif Purnawan, mengatakan pihaknya telah menerima laporan dan akan segera turun ke lokasi untuk melakukan klarifikasi.

“Besok kami bersama Korwil SPPG Cianjur dan camat akan ke lokasi untuk mencari kebenaran informasi,” ujarnya, Selasa (14/4/2026) malam.

Berdasarkan informasi awal, insiden tersebut diduga dipicu oleh miskomunikasi antara korban dan petugas dapur yang kemudian berujung cekcok.

“Informasinya yang bersangkutan mengeluarkan bahasa yang kurang enak, masuk ke dapur, pegawai sedang lelah, lalu terjadi cekcok dan ditarik keluar,” jelas Arif.

Sementara itu, pihak kepolisian juga telah turun tangan melakukan penyelidikan untuk memastikan duduk perkara sebenarnya. Polisi juga berencana mempertemukan kedua belah pihak untuk mediasi.

Kapolsek Tanggeung, Inspektur Satu Budi Yudha, menyebut kejadian bermula saat korban menanyakan menu dan harga di dapur MBG.

“Setelah dijelaskan, yang bersangkutan tidak puas dan mengeluarkan kata-kata kurang baik, kemudian dibawa keluar oleh petugas,” ungkapnya.

Situasi sempat memanas ketika korban masih meronta dan berteriak saat diamankan keluar dari lokasi.

Kasus ini kini menjadi perhatian publik dan masih dalam proses pendalaman oleh Satgas MBG bersama pihak kepolisian untuk memastikan apakah terdapat unsur kekerasan atau murni miskomunikasi. (*)


Poin Utama Berita

  • Video dugaan pemukulan pegawai dapur MBG Cianjur viral
  • Korban mengaku dipukuli saat datang ke dapur MBG
  • Istri korban menuntut pertanggungjawaban
  • Satgas MBG turun tangan melakukan klarifikasi
  • Dugaan awal: terjadi miskomunikasi dan cekcok
  • Polisi ikut melakukan penyelidikan dan mediasi
  • Kedua pihak masih dimintai keterangan
  • Kasus masih dalam tahap pendalaman