Scroll untuk baca berita
Example floating
Example floating
BIROKRASIHUKUM & KRIMINALINVESTIGASI & SOROTNASIONALPERISTIWA

Dua Gajah Sumatera Mati Misterius di Bengkulu, Kemenhut Turunkan Tim—Nekropsi Dilakukan

32
×

Dua Gajah Sumatera Mati Misterius di Bengkulu, Kemenhut Turunkan Tim—Nekropsi Dilakukan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BENGKULU | Sentrapos.co.id — Kementerian Kehutanan (Kemenhut) bergerak cepat menindaklanjuti temuan dua ekor Gajah Sumatera yang ditemukan mati di wilayah Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu.

Melalui Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu, laporan awal diterima pada 29 April 2026, yang langsung ditindaklanjuti dengan pembentukan tim gabungan bersama aparat setempat, termasuk kepolisian.

ADVERTISEMENT
Example 468x60
ADVERTISEMENT

“Tim langsung diberangkatkan ke lokasi untuk verifikasi dan penanganan awal, termasuk persiapan nekropsi,” demikian keterangan resmi BKSDA, Sabtu (2/5/2026).

Induk dan Anak Ditemukan Berdekatan

Hasil pemeriksaan awal di lapangan menunjukkan dua individu gajah yang mati terdiri dari satu gajah dewasa dan satu anak.

Keduanya ditemukan dalam posisi berdekatan dan diduga memiliki hubungan induk dan anak.

“Kondisi gading kedua satwa masih utuh, sehingga tidak ditemukan indikasi awal perburuan,” jelas tim BKSDA.

Penyebab Kematian Masih Misterius

Hingga saat ini, penyebab kematian kedua satwa dilindungi tersebut belum dapat dipastikan.

Tim masih menunggu hasil nekropsi dan analisis laboratorium untuk mengetahui faktor penyebab secara ilmiah, apakah terkait penyakit, keracunan, atau faktor lainnya.

Tim Gabungan Turun, Nekropsi Dilaksanakan

Pada 1 Mei 2026, tim gabungan yang terdiri dari BKSDA Bengkulu, Gakkum Kehutanan Wilayah Sumatera, Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (BBTNKS), serta kepolisian telah berada di lokasi.

Mereka melakukan prosedur nekropsi sesuai standar penanganan satwa liar dilindungi.

Kemenhut: Akan Diusut Tuntas

Kepala Biro Humas dan Kerja Sama Luar Negeri Kemenhut, Ristianto Pribadi, menyampaikan keprihatinan mendalam atas kejadian ini.

“Kami akan memastikan penyebab kematian melalui investigasi ilmiah. Jika ditemukan pelanggaran hukum, akan ditindak tegas,” tegasnya.

Imbauan Tidak Berspekulasi

Pemerintah mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi terkait penyebab kematian sebelum hasil resmi keluar.

Langkah ini penting agar proses investigasi berjalan objektif dan tidak menimbulkan kesimpangsiuran informasi.

Komitmen Perlindungan Satwa Liar

Kemenhut menegaskan komitmennya dalam melindungi satwa liar dilindungi, termasuk gajah Sumatera yang populasinya terus terancam.

Kolaborasi lintas lembaga akan terus diperkuat untuk menjaga kelestarian ekosistem dan mencegah kejadian serupa di masa depan. (*)


Poin Utama Berita

  • Dua gajah Sumatera ditemukan mati di Mukomuko, Bengkulu
  • Diduga induk dan anak, ditemukan dalam posisi berdekatan
  • Gading masih utuh, indikasi perburuan belum ditemukan
  • Penyebab kematian masih dalam penyelidikan
  • Tim gabungan lakukan nekropsi dan analisis laboratorium
  • Kemenhut janji usut tuntas jika ada pelanggaran hukum
  • Masyarakat diminta tidak berspekulasi
  • Komitmen perlindungan satwa liar kembali ditegaskan
error: Content is protected !!