JAKARTA | Sentrapos.co.id — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) kembali menggelar Pembinaan Tahap II International Geography Olympiad (iGeo) 2026 sebagai bagian dari seleksi akhir menuju ajang bergengsi tingkat dunia.
Program ini menjadi tahapan krusial untuk menentukan empat siswa terbaik yang akan mewakili Indonesia pada kompetisi International Geography Olympiad (iGeo) 2026 yang digelar di Istanbul, Turki, pada 7–11 Agustus 2026.
Seleksi Ketat: 14 Siswa Terbaik Indonesia
Sebanyak 14 peserta yang merupakan peraih prestasi nasional di bidang geografi mengikuti pembinaan intensif selama dua pekan.
Kepala Puspresnas, Maria Veronica Irene Herdjiono, menegaskan pembinaan ini dirancang untuk memastikan kesiapan peserta tidak hanya secara akademik, tetapi juga mental kompetisi.
“Kami memastikan para murid mendapatkan pembinaan terbaik agar siap bersaing di tingkat internasional, baik secara akademik maupun kesiapan kompetisi,” ujarnya, Kamis (30/4/2026).
Materi Lengkap: Teori hingga Simulasi Lapangan
Dalam program ini, peserta mendapatkan pendampingan langsung dari akademisi dan praktisi geografi.
Materi yang diberikan meliputi:
- Pendalaman teori geografi
- Simulasi Written Response Test (WRT)
- Multimedia Test (MMT)
- Fieldwork Test (FWT) berbasis analisis lapangan
Pendekatan ini dirancang untuk mengasah kemampuan analisis, pemetaan, dan pemecahan masalah secara komprehensif.
Pengalaman Peserta: Lebih Menantang dan Realistis
Salah satu peserta, Luminaire Tribuana Celmira dari SMA Negeri 2 Kota Tangerang Selatan, mengaku pembinaan tahap ini jauh lebih intens.
“Pembinaan tahap kedua lebih padat karena kami langsung praktik lapangan. Ini sangat membantu meningkatkan pemahaman,” ungkapnya.
Hal serupa disampaikan Fremmunizar Syahel Akbar dari SMA Negeri Banua, Kalimantan Selatan.
“Kami bisa bertukar pengalaman dan memperluas relasi. Semoga Indonesia meraih hasil terbaik di iGeo,” ujarnya.
Target Besar: Prestasi Global untuk Indonesia
Kemendikdasmen menegaskan bahwa program ini bukan hanya seleksi, tetapi juga bagian dari strategi jangka panjang dalam mencetak talenta unggul Indonesia.
Pembinaan ini menjadi investasi penting untuk melahirkan generasi muda berprestasi yang mampu bersaing di level global.
Dengan persiapan matang, Indonesia diharapkan mampu kembali menorehkan prestasi gemilang di ajang iGeo 2026. (*)
Poin Utama Berita
- Kemendikdasmen gelar pembinaan tahap II iGeo 2026
- 14 siswa terbaik Indonesia ikut seleksi intensif
- 4 peserta akan mewakili Indonesia di Istanbul
- Materi meliputi teori, simulasi, dan praktik lapangan
- Pembinaan dipandu akademisi dan praktisi
- Peserta mengaku program lebih menantang
- Target: raih prestasi global dan harumkan nama Indonesia
- Program jadi bagian pengembangan talenta nasional

















