SURABAYA | Sentrapos.co.id – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 1 Mei 2026 di halaman Kantor Gubernur Jawa Timur berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan. Ribuan buruh dari berbagai serikat pekerja memadati lokasi untuk mengikuti rangkaian kegiatan yang dihadiri unsur Forkopimda.
Kegiatan diawali dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur sekaligus penegasan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan pekerja.
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menegaskan bahwa May Day bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan buruh.
“Peringatan Hari Buruh ini harus menjadi momentum untuk memperkuat potensi pekerja di Jawa Timur,” tegas Khofifah.
9 Kebijakan Strategis Pro-Buruh
Dalam kesempatan tersebut, Pemprov Jawa Timur mengumumkan sembilan aspirasi buruh yang telah diakomodasi menjadi kebijakan konkret.
Salah satu yang paling menonjol adalah percepatan pembahasan Peraturan Daerah (Perda) tentang jaminan pesangon, yang akan segera dibahas bersama DPRD.
“Kami telah menandatangani kesepakatan bersama untuk mengawal pembahasan Perda jaminan pesangon,” ujar Khofifah.
Selain itu, pemerintah juga memberikan keringanan ekonomi melalui diskon Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) sebesar 20 persen.
Kebijakan lain mencakup pembentukan Satgas Pencegahan PHK, perluasan layanan transportasi Trans Jatim ke kawasan industri, hingga peningkatan akses pendidikan bagi anak buruh.
Fokus Kesejahteraan dan Masa Depan Buruh
Khofifah menaruh perhatian besar terhadap masa depan generasi pekerja, terutama dalam hal pendidikan.
“Anak-anak buruh harus punya kesempatan menjadi dokter, pengusaha, hingga pemimpin masa depan,” ungkapnya.
Pemprov Jatim juga menyerahkan berbagai bentuk santunan kepada pekerja, meliputi jaminan kecelakaan kerja, jaminan hari tua, jaminan pensiun, serta beasiswa pendidikan.
Selain itu, pemerintah menekankan pentingnya perlindungan tenaga kerja melalui kepesertaan dalam BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan.
“Kami mengajak dunia usaha memastikan seluruh pekerja mendapatkan perlindungan dan hak yang layak,” tegasnya.
Sinergi untuk Stabilitas dan Investasi
Gubernur juga menyampaikan bahwa stabilitas hubungan industrial menjadi kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan investasi di Jawa Timur.
Pemprov Jatim telah berkoordinasi dengan pemerintah pusat, termasuk rencana kunjungan Menteri Perumahan untuk membahas penyediaan hunian bagi pekerja.
“Ini momentum penting untuk menyelaraskan kebutuhan dan mencari solusi konkret bagi buruh,” tambah Khofifah.
Mengakhiri sambutannya, Khofifah menyampaikan apresiasi atas kontribusi buruh dalam pembangunan daerah.
“Terima kasih atas dedikasi para pekerja. Semoga buruh Jawa Timur semakin sejahtera,” pungkasnya. (*)
Poin Utama Berita
- May Day 2026 di Jawa Timur berlangsung meriah dan kondusif
- Gubernur Khofifah umumkan 9 kebijakan pro-buruh
- Percepatan Perda jaminan pesangon jadi prioritas
- Diskon pajak kendaraan 20 persen untuk pekerja
- Pembentukan Satgas Pencegahan PHK
- Fokus pada pendidikan anak buruh dan kesejahteraan
- Perluasan transportasi Trans Jatim ke kawasan industri
- Dorongan kepesertaan BPJS untuk perlindungan pekerja

















