Scroll untuk baca berita
Example floating
Example floating
DAERAHINVESTIGASI & SOROTPERISTIWA

May Day 2026 Surabaya: 6.000 Buruh Kepung Kantor Gubernur, Tagih Janji Pemprov hingga Serukan Hapus Outsourcing

34
×

May Day 2026 Surabaya: 6.000 Buruh Kepung Kantor Gubernur, Tagih Janji Pemprov hingga Serukan Hapus Outsourcing

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

SURABAYA | Sentrapos.co.id — Ribuan buruh dari berbagai daerah di Jawa Timur turun ke jalan dalam aksi May Day 2026 untuk menuntut realisasi komitmen pemerintah serta memperjuangkan hak-hak pekerja.

Aksi yang dipusatkan di depan Kantor Gubernur Jawa Timur ini diperkirakan diikuti sekitar 6.000 buruh, dipimpin oleh organisasi Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia bersama elemen serikat lainnya.

ADVERTISEMENT
Example 468x60
ADVERTISEMENT

Wakil Sekretaris DPW FSPMI Jatim, Nuruddin Hidayat, menegaskan bahwa aksi ini bukan sekadar peringatan Hari Buruh, melainkan momentum menagih janji pemerintah.

“Kami menuntut realisasi komitmen yang telah disepakati dengan Pemprov Jatim sejak 1 Mei 2025,” tegas Nuruddin, Jumat (1/5/2026).

Long March dan Potensi Kepadatan Lalu Lintas

Massa buruh memulai rangkaian aksi dengan salat Jumat di sejumlah titik, sebelum berkumpul di kawasan BG Junction dan melakukan long march menuju Kantor Gubernur Jatim.

Pergerakan massa menggunakan puluhan bus, truk komando, dan ribuan sepeda motor berpotensi menimbulkan kepadatan di sejumlah ruas utama seperti Jalan Bubutan hingga Jalan Pahlawan.

Tuntutan Lokal: Rumah Murah hingga Jaminan Pesangon

Dalam aksi ini, buruh Jatim membawa sejumlah tuntutan strategis kepada pemerintah daerah, di antaranya:

  • Penyusunan Perda Sistem Jaminan Pesangon
  • Penyediaan rumah murah dan rusun bagi buruh
  • Pengawasan ketat praktik outsourcing
  • Penegakan UMK dan UMSK
  • Pembentukan Satgas Pencegahan PHK
  • Wajib kepesertaan BPJS bagi pekerja
  • Akses pendidikan bagi anak buruh

Tuntutan Nasional: Hapus Outsourcing hingga Reformasi Pajak

Selain isu daerah, massa juga menyuarakan tuntutan nasional yang lebih luas, antara lain:

  • Pengesahan UU Ketenagakerjaan baru
  • Penghapusan sistem outsourcing
  • Penolakan upah murah
  • Reformasi pajak pekerja
  • Perlindungan pekerja digital
  • Ratifikasi Konvensi ILO 190

“Ini konsolidasi kekuatan buruh untuk keadilan sosial dan kepastian hukum,” ujar Nuruddin.

Srikandi Buruh: Simbol Perjuangan Tak Pernah Padam

Momentum May Day juga menjadi pengingat akan perjuangan buruh perempuan. Sosok Marsinah dan Ari Sunarijati kembali dikenang sebagai simbol keberanian melawan ketidakadilan.

Marsinah, yang kini telah dianugerahi gelar pahlawan nasional, menjadi ikon perjuangan buruh setelah gugur dalam memperjuangkan hak pekerja pada 1993.

Sementara Ari Sunarijati dikenal sebagai penggerak edukasi buruh yang memperkuat kesadaran hukum dan organisasi pekerja.

“Perjuangan buruh bukan sekadar tuntutan ekonomi, tetapi soal martabat dan keadilan,” menjadi pesan kuat dari kisah kedua tokoh tersebut.

Aksi Damai, Harapan Nyata

Aksi May Day 2026 di Surabaya berlangsung dengan semangat solidaritas tinggi. Buruh berharap pemerintah tidak hanya mendengar, tetapi juga merealisasikan tuntutan yang telah lama diperjuangkan. (*)


Poin Utama Berita

  • 6.000 buruh Jatim gelar aksi May Day 2026 di Surabaya
  • Tuntut realisasi janji Pemprov Jatim sejak 2025
  • Long march menuju Kantor Gubernur picu potensi macet
  • Soroti isu pesangon, rumah buruh, dan outsourcing
  • Tuntutan nasional: hapus outsourcing dan reformasi pajak
  • Marsinah dan Ari Sunarijati jadi simbol perjuangan buruh
error: Content is protected !!