Scroll untuk baca berita
Example floating
Example floating
DAERAH | REGIONALPERISTIWA

Ribuan Buruh Kepung DPRD Jateng saat May Day, Tuntut Hapus Outsourcing hingga Kesejahteraan—Gubernur Turun Langsung

1
×

Ribuan Buruh Kepung DPRD Jateng saat May Day, Tuntut Hapus Outsourcing hingga Kesejahteraan—Gubernur Turun Langsung

Sebarkan artikel ini
Pekerja media dari Komite Keamanan Jurnalis yang turut menggelar aksi saat Hari Buruh Internasional di Jalan Pahlawan, Kota Semarang, Jumat (1/5/2026). Aksi massa Hari Buruh Internasional tersebut membawa beragam isu antara lain upah layak dan jaminan kesejahteraan. Mereka juga mengritik berbagai persoalan lainnya seperti korupsi, kerusakan lingkungan, dan aparat negara yang represif. Kompas/Raditya Mahendra Yasa 01-05-2026 *** Local Caption ***
Example 468x60

SEMARANG | Sentrapos.co.id – Ribuan buruh dari berbagai kota di Jawa Tengah memadati depan Kantor DPRD Provinsi Jawa Tengah dalam aksi Hari Buruh Internasional (May Day), Jumat (1/5/2026).

Aksi yang melibatkan berbagai serikat buruh dan mahasiswa ini berlangsung dengan membawa sejumlah tuntutan strategis, mulai dari penghapusan sistem outsourcing hingga peningkatan kesejahteraan pekerja.

ADVERTISEMENT
Example 468x60
ADVERTISEMENT

Massa juga menyoroti persoalan kompensasi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), perbaikan fasilitas jalan, serta penyediaan angkutan antar-jemput di kawasan industri padat karya.

Tak hanya itu, isu perlindungan tenaga kerja disabilitas, pengawasan perusahaan media, hingga tuntutan pendidikan murah bagi anak buruh turut menjadi sorotan utama.

Dalam aksi tersebut, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, turun langsung menemui massa dan menerima aspirasi yang disampaikan.

“Hari ini saya ucapkan terima kasih atas May Day yang aman dan kondusif. Ini menjadi modal penting bagi iklim investasi di Jawa Tengah,” ujar Luthfi di hadapan peserta aksi.

Ia menegaskan bahwa stabilitas keamanan menjadi fondasi utama dalam membangun kepercayaan investor, baik dari dalam maupun luar negeri.

“Keamanan adalah investasi Jawa Tengah. Ini membangun kepercayaan publik dan investor,” tegasnya.

Menurut Luthfi, May Day bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum penting bagi buruh untuk memperjuangkan hak sekaligus memahami kewajibannya.

“Ini momentum buruh mengawal hak dan kewajiban sebagai pekerja. Buruh adalah embrio pembangunan, bukan sekadar alat produksi,” katanya.

Program Pro-Buruh dan Komitmen Pemerintah

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga memaparkan sejumlah program strategis Pemprov Jateng untuk meningkatkan kesejahteraan buruh.

Salah satunya adalah pembentukan 253 koperasi karyawan yang bertujuan memotong rantai distribusi kebutuhan pokok agar buruh dapat memperoleh barang dengan harga lebih terjangkau.

“Buruh bisa mendapatkan kebutuhan esensial dengan harga murah langsung di tempat kerja,” jelasnya.

Selain itu, program perumahan buruh juga menjadi prioritas untuk meningkatkan kualitas hidup pekerja di Jawa Tengah.

Luthfi memastikan seluruh aspirasi yang disampaikan akan ditindaklanjuti melalui mekanisme resmi.

“Semua aspirasi kami terima dan akan kami akomodasi. Ada desk tenaga kerja dan dukungan aparat untuk memastikan penegakan hukum berjalan,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi jalannya aksi yang berlangsung tertib dan kondusif, serta mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga persatuan.

“Selamat Hari Buruh Internasional. Mari kita satu tekad untuk kesejahteraan bersama. Hidup buruh!” pungkasnya.

Aksi May Day di Jawa Tengah tahun ini pun berlangsung relatif aman, tanpa insiden berarti, dan menjadi ruang dialog antara buruh dan pemerintah. (*)


Poin Utama Berita

  • Ribuan buruh dan mahasiswa gelar aksi May Day di DPRD Jateng
  • Tuntutan utama: hapus outsourcing dan tingkatkan kesejahteraan buruh
  • Isu lain: PHK, fasilitas jalan, transportasi pekerja, dan pendidikan anak buruh
  • Gubernur Ahmad Luthfi turun langsung menemui massa
  • Pemerintah janjikan program koperasi dan perumahan buruh
  • Stabilitas keamanan disebut penting untuk investasi daerah
  • Aksi berlangsung aman dan kondusif tanpa kericuhan
  • Aspirasi buruh akan ditindaklanjuti melalui mekanisme resmi