JAKARTA | Sentrapos.co.id — Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, diwarnai sejumlah momen unik dan penuh kedekatan antara Presiden RI Prabowo Subianto dan para buruh.
Sejak kedatangannya hingga meninggalkan lokasi, Prabowo menunjukkan gaya kepemimpinan yang cair, interaktif, dan penuh simbol kebersamaan dengan massa pekerja.
Datang Naik Maung, Sapa Buruh dari Atas Kendaraan
Prabowo tiba di lokasi sekitar pukul 08.37 WIB dengan menaiki kendaraan taktis Maung berwarna putih. Ia berdiri di atas kendaraan sambil menyapa ribuan buruh yang telah memadati kawasan Monas.
Dengan mengenakan kemeja safari cokelat muda dan topi senada, Prabowo melambaikan tangan, memberi hormat, hingga menjabat tangan para buruh di sepanjang jalur menuju panggung.
Joget Bareng Lagu Tipe-X, Suasana Makin Cair
Kedatangan Prabowo bertepatan dengan penampilan band Tipe-X yang membawakan lagu “Kamu Enggak Sendirian”.
Alih-alih langsung menuju podium, Prabowo tampak menikmati suasana dengan berjoget ringan mengikuti irama musik, yang langsung disambut sorak-sorai meriah dari para buruh.
Nyanyi “Internasionale”, Simbol Solidaritas Buruh
Usai menyampaikan pidato, Prabowo turut melantunkan lagu legendaris kaum buruh, “Internasionale”, bersama para pimpinan serikat pekerja.
“Bangunlah kaum yang terhina, bangunlah kaum yang lapar…”
Momen ini diiringi dengan simbol kepalan tangan sebagai bentuk solidaritas perjuangan buruh, yang juga dilakukan oleh para tokoh serikat pekerja di atas panggung.
Lempar Kemeja Safari ke Massa Buruh
Aksi paling menyita perhatian terjadi saat Prabowo secara spontan melepas kemeja safari yang dikenakannya dan melemparkannya ke arah massa buruh.
Sebelumnya, ia juga sempat memberikan sejumlah komitmen dan “kado” untuk buruh, mulai dari perlindungan awak kapal perikanan, pengurangan potongan bagi pengemudi ojek online, hingga kewajiban perusahaan menyediakan fasilitas daycare.
Aksi melepas dan melempar kemeja menjadi simbol kedekatan dan empati Prabowo terhadap buruh.
Prabowo juga terlihat merangkul sejumlah pimpinan buruh di atas panggung sebelum akhirnya meninggalkan lokasi menggunakan kendaraan Maung.
Pesan Simbolik dan Politik
Rangkaian momen tersebut tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarat makna simbolik tentang pendekatan kepemimpinan yang lebih dekat dengan rakyat pekerja.
Perayaan May Day 2026 ini pun menjadi sorotan publik karena menghadirkan suasana berbeda—lebih cair, interaktif, dan emosional. (*)
Poin Utama Berita
- Prabowo hadir di Monas naik kendaraan Maung
- Menyapa dan menyalami ribuan buruh secara langsung
- Joget mengikuti lagu Tipe-X di panggung May Day
- Ikut menyanyikan lagu “Internasionale” bersama buruh
- Melempar kemeja safari ke massa sebagai aksi spontan
- Menyampaikan sejumlah janji dan kebijakan untuk buruh
- Momen penuh simbol kedekatan antara presiden dan pekerja

















