Scroll untuk baca berita
Example floating
Example floating
HUKUM & KRIMINALPERISTIWA

Niat Melerai Berujung Pengeroyokan! Perangkat Desa di Pati Babak Belur, Satu Pelaku Ditangkap

33
×

Niat Melerai Berujung Pengeroyokan! Perangkat Desa di Pati Babak Belur, Satu Pelaku Ditangkap

Sebarkan artikel ini
Oplus_131072
Example 468x60

PATI | Sentrapos.co.id — Aksi pengeroyokan brutal menimpa seorang perangkat desa di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Korban berinisial S (41) mengalami luka serius setelah dikeroyok sekelompok pemuda saat berusaha melerai keributan.

Peristiwa terjadi di depan SMP Negeri 2 Dukuhseti, Desa Puncel, Kecamatan Dukuhseti, pada Sabtu (22/4/2023) sekitar pukul 01.30 WIB.

ADVERTISEMENT
Example 468x60
ADVERTISEMENT

Kapolsek Dukuhseti, Ali Mashuri, membenarkan kejadian tersebut dan memastikan polisi telah mengambil tindakan cepat.

“Korban datang ke lokasi untuk melerai keributan, namun justru diadang dan menjadi korban pengeroyokan,” ujar Ali, Kamis (30/4/2026).


Kronologi: Dari Niat Baik Berujung Kekerasan

Kejadian bermula saat korban menerima informasi adanya keributan di sekitar lapangan dekat sekolah. Bersama seorang saksi berinisial D (26), korban mendatangi lokasi dengan maksud meredakan situasi.

Namun setibanya di lokasi, korban justru dihadang oleh sekelompok pemuda. Tanpa banyak bicara, pelaku bersama rekannya langsung melakukan aksi kekerasan.

Korban mengalami luka di bagian wajah dan mata akibat pukulan dan cakaran dari para pelaku.


Satu Pelaku Ditangkap, Lainnya Diburu

Polisi telah mengamankan satu pelaku berinisial NHP (23) di kediamannya di Desa Puncel pada Selasa (28/4/2026) malam.

Sementara itu, sejumlah pelaku lain yang terlibat dalam aksi pengeroyokan masih dalam pengejaran aparat kepolisian.

“Kami masih melakukan pengembangan untuk menangkap pelaku lain yang terlibat,” tegas Ali.


Polisi Amankan Barang Bukti dan Periksa Saksi

Dalam proses penyidikan, polisi telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk D (26) dan G (30) yang berada di lokasi kejadian.

Selain itu, petugas juga mengamankan barang bukti berupa kaus lengan pendek warna kuning milik korban yang digunakan saat insiden berlangsung.

Barang bukti tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat proses pembuktian hukum.


Imbauan Kepolisian: Hindari Kekerasan Jalanan

Kasus ini menjadi pengingat bahwa tindakan kekerasan di ruang publik dapat berujung pidana serius. Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak menyelesaikan konflik dengan cara kekerasan.

Peran aktif masyarakat dalam menjaga ketertiban juga diharapkan tetap mengedepankan keselamatan diri dan koordinasi dengan aparat. (*)


Poin Utama Berita

  • Perangkat desa di Pati jadi korban pengeroyokan
  • Insiden terjadi saat korban mencoba melerai keributan
  • Korban mengalami luka di wajah dan mata
  • Satu pelaku sudah ditangkap polisi
  • Pelaku lain masih dalam pengejaran
  • Polisi periksa saksi dan amankan barang bukti
  • Kasus jadi perhatian terkait keamanan lingkungan
error: Content is protected !!