JAKARTA | Sentrapos.co.id – Tragedi kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban. PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI) memastikan komitmennya untuk memberikan pendampingan menyeluruh kepada seluruh pihak terdampak.
Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, turun langsung menemui keluarga korban sebagai bentuk empati sekaligus memastikan kebutuhan mereka terpenuhi.
“Dalam situasi yang berat ini, kami ingin keluarga tetap merasa didampingi,” ujar Bobby dalam keterangan resmi.
Sebagai bentuk tanggung jawab sosial, KAI memberikan jaminan pendidikan melalui program asuransi pendidikan kepada anak dari korban meninggal dunia, agar masa depan pendidikan tetap terjaga.
“Kami memberikan dukungan pendidikan agar anak korban dapat melanjutkan sekolah dengan baik,” tegasnya.
Pendampingan Menyeluruh dan Pemulihan Korban
KAI menegaskan bahwa pendampingan tidak hanya bersifat jangka pendek, tetapi juga berorientasi pada pemulihan jangka panjang bagi keluarga korban.
Posko informasi masih dioperasikan di area Bekasi Timur guna membantu kebutuhan keluarga dan pelanggan, mulai dari informasi, administrasi, hingga proses pemulihan.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyampaikan bahwa perusahaan turut menyediakan layanan trauma healing bagi korban dan keluarga.
“Pemulihan tidak hanya fisik, tetapi juga psikologis. Kami terus memfasilitasi pendampingan agar keluarga dapat melalui masa ini dengan lebih tenang,” jelas Anne.
Komitmen Layanan dan Keselamatan
Di tengah proses pemulihan, KAI memastikan operasional layanan tetap berjalan optimal demi menjamin kenyamanan dan keselamatan masyarakat pengguna kereta api.
“Kami menyampaikan duka mendalam dan permohonan maaf kepada seluruh pihak terdampak. KAI akan terus hadir mendampingi,” tutup Anne.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen KAI dalam menjaga kepercayaan publik sekaligus memastikan standar keselamatan transportasi tetap menjadi prioritas utama. (*)
Poin Utama Berita
- Kecelakaan kereta di Bekasi Timur menimbulkan duka mendalam
- KAI berikan asuransi pendidikan untuk anak korban meninggal
- Dirut KAI turun langsung menemui keluarga korban
- Pendampingan dilakukan secara jangka pendek dan panjang
- Posko informasi dan layanan bantuan masih beroperasi
- Trauma healing disediakan untuk pemulihan psikologis
- KAI pastikan layanan tetap berjalan normal
- Komitmen keselamatan dan pelayanan menjadi prioritas

















