JEMBER | Sentrapos.co.id – Majelis Kehormatan Partai Gerindra memberikan teguran keras terakhir kepada anggota DPRD Kabupaten Jember, Achmad Syahri Assiddiq, setelah video dirinya bermain gim sambil merokok saat rapat resmi viral di media sosial.
Tak hanya mendapat sanksi etik, Gerindra juga memberi ultimatum tegas bahwa Syahri akan direkomendasikan diberhentikan sebagai anggota DPRD Jember apabila kembali melakukan pelanggaran serupa.
Keputusan tersebut dibacakan langsung dalam sidang etik Majelis Kehormatan Partai Gerindra yang digelar di DPP Gerindra, Jakarta, Jumat (15/5/2026).
“Apabila di kemudian hari saudara Ahmad Syahri As-Siddiq kembali melakukan pelanggaran, maka akan langsung dikenakan sanksi pemberhentian sebagai anggota DPRD Kabupaten Jember,” tegas Ketua Sidang Majelis Kehormatan Partai Gerindra, Fikrah Auliarrahman.
Terbukti Langgar Etik dan AD/ART Partai
Dalam putusan Nomor 05-004/PTS/MK.GERINDRA/2026, Majelis Kehormatan menyatakan Achmad Syahri terbukti melanggar Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Gerindra.
Majelis menilai tindakan bermain gim dan merokok saat rapat resmi mencederai kehormatan partai serta tidak mencerminkan etika seorang wakil rakyat.
“Memberikan hukuman teguran keras dan terakhir kepada saudara Ahmad Syahri As-Siddiq,” ujar Fikrah saat membacakan amar putusan.
Syahri dianggap melanggar Pasal 16 ayat 2 AD Partai Gerindra terkait kewajiban menjaga nama baik dan kehormatan partai.
Selain itu, ia juga dinilai melanggar sumpah kader sebagaimana diatur dalam Pasal 67 ayat 5 AD Partai Gerindra yang mewajibkan kader menjaga martabat serta kekompakan partai.
Video Viral Saat Rapat DPRD Jember
Kasus ini mencuat setelah video Achmad Syahri viral di media sosial saat mengikuti rapat dengar pendapat Komisi D DPRD Jember pada Senin (11/5/2026).
Dalam video tersebut, Syahri terlihat bermain gim yang diduga Clash of Clans sambil merokok di tengah jalannya rapat resmi.
Rapat itu dihadiri sejumlah instansi penting, di antaranya:
- Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana
- BPJS Kesehatan
- Dinas Sosial
- Perwakilan 15 puskesmas di Jember
Aksi tersebut langsung menuai kritik publik karena dinilai tidak menghormati forum resmi dan mencoreng citra lembaga legislatif.
Ketua DPRD Jember Minta Maaf
Ketua DPRD Jember Ahmad Halim sebelumnya telah menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas tindakan anggota dewan tersebut.
“Kami atas nama pimpinan DPRD menyampaikan permohonan maaf dan kita akan proses karena ini juga menyangkut etika lembaga,” kata Halim.
Menurutnya, persoalan tersebut juga diproses melalui Badan Kehormatan DPRD Jember karena dianggap melanggar etika dan kedisiplinan anggota legislatif.
Gerindra Tegaskan Disiplin Kader
Kasus ini menjadi sorotan luas di tengah tuntutan publik terhadap profesionalisme dan integritas pejabat publik.
Majelis Kehormatan Gerindra menegaskan seluruh kader partai wajib menjaga sikap, etika, dan perilaku, terutama saat menjalankan tugas sebagai wakil rakyat.
Gerindra juga memastikan penegakan disiplin internal akan dilakukan tanpa pandang bulu demi menjaga marwah partai dan kepercayaan masyarakat. (*)
Poin Utama Berita
- Gerindra memberi teguran keras terakhir kepada Achmad Syahri Assiddiq
- DPRD Jember itu viral karena bermain game dan merokok saat rapat
- Majelis Kehormatan mengancam sanksi pemberhentian jika mengulangi pelanggaran
- Syahri dinilai melanggar AD/ART dan etika kader partai
- Video viral terjadi saat rapat resmi Komisi D DPRD Jember
- Ketua DPRD Jember meminta maaf kepada publik
- Kasus juga diproses melalui Badan Kehormatan DPRD Jember
- Gerindra menegaskan pentingnya disiplin dan etika kader

















