Scroll untuk baca berita
Example floating
Example floating
BIROKRASIHUKUM & KRIMINALINVESTIGASI & SOROTPERISTIWA

Komdigi Tegas: Video Amien Rais Soal Prabowo-Teddy Hoaks dan Fitnah, Terancam Jerat UU ITE

34
×

Komdigi Tegas: Video Amien Rais Soal Prabowo-Teddy Hoaks dan Fitnah, Terancam Jerat UU ITE

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA | Sentrapos.co.id — Polemik video pernyataan Amien Rais terkait Presiden Prabowo Subianto dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya memicu respons keras dari pemerintah.

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menilai video tersebut mengandung unsur hoaks, fitnah, hingga serangan personal yang berpotensi memecah belah masyarakat.

ADVERTISEMENT
Example 468x60
ADVERTISEMENT

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menyatakan pihaknya telah mengidentifikasi sebaran konten tersebut yang dinilai menyerang kepala negara.

“Video tersebut mengandung narasi fitnah, pembunuhan karakter, dan serangan personal terhadap Presiden. Ini tidak memiliki dasar fakta dan berpotensi menciptakan kegaduhan publik,” tegas Meutya, Sabtu (2/5/2026).

Komdigi: Konten Hoaks dan Ujaran Kebencian

Komdigi menegaskan bahwa isi video tersebut tidak hanya tidak benar, tetapi juga mengandung unsur ujaran kebencian yang berbahaya bagi stabilitas sosial.

“Ruang demokrasi digital adalah ruang adu gagasan, bukan ruang memproduksi konten kebencian,” tambahnya.

Pemerintah menilai narasi dalam video tersebut merupakan bentuk provokasi yang dapat merusak persatuan bangsa.

Terancam Jerat UU ITE

Komdigi memastikan akan menindaklanjuti kasus ini sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Pihak yang membuat maupun menyebarkan konten tersebut berpotensi dijerat Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), khususnya Pasal 27A dan Pasal 28 ayat (2).

Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga ruang digital tetap sehat dan bertanggung jawab.

Video Sudah Dihapus dari YouTube

Video berdurasi sekitar delapan menit yang sebelumnya diunggah di kanal YouTube Amien Rais Official kini sudah tidak dapat diakses.

Konten tersebut sempat berjudul “Jauhkan Istana dari Skandal Moral” dan ramai diperbincangkan di media sosial.

Partai Ummat Tegaskan Bukan Sikap Resmi

Terpisah, pernyataan tersebut juga mendapat respons dari internal partai. Ketua DPP Partai Ummat, Aznur Syamsu, menegaskan bahwa pernyataan Amien Rais merupakan sikap pribadi.

“Itu pernyataan pribadi, tidak mewakili Partai Ummat,” ujarnya.

Ia bahkan menyayangkan pernyataan tersebut mengingat Amien Rais merupakan tokoh nasional.

“Tidak ada kaitannya dengan persoalan bangsa dan negara saat ini,” tambahnya.

Pemerintah Imbau Bijak di Ruang Digital

Kasus ini kembali menjadi pengingat pentingnya literasi digital dan tanggung jawab dalam menyampaikan informasi di ruang publik.

Pemerintah mengimbau masyarakat untuk tidak mudah mempercayai dan menyebarkan konten yang belum terverifikasi kebenarannya. (*)


Poin Utama Berita

  • Komdigi nilai video Amien Rais mengandung hoaks dan fitnah
  • Konten dianggap menyerang Presiden dan memicu kegaduhan publik
  • Pemerintah ancam jerat pelaku dengan UU ITE
  • Video telah dihapus dari kanal YouTube
  • Partai Ummat tegaskan itu pernyataan pribadi
  • Pemerintah tekankan pentingnya literasi digital
  • Kasus jadi sorotan nasional terkait etika ruang digital
  • Imbauan masyarakat untuk tidak mudah menyebarkan informasi hoaks
error: Content is protected !!