Scroll untuk baca berita
Example floating
Example floating
HUKUM & KRIMINALINVESTIGASI & SOROTPERISTIWA

Skandal Iklan Bank BJB Terkuak! KPK Ungkap 50% Anggaran Diduga Diselewengkan, Kerugian Negara Rp222 Miliar

53
×

Skandal Iklan Bank BJB Terkuak! KPK Ungkap 50% Anggaran Diduga Diselewengkan, Kerugian Negara Rp222 Miliar

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA | Sentrapos.co.idKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap dugaan penyimpangan serius dalam kasus pengadaan iklan di Bank BJB. Dari total anggaran mencapai Rp400 miliar, sekitar 50 persen diduga tidak digunakan sesuai peruntukan.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyatakan penyidik terus mendalami aliran dana dalam proyek tersebut, termasuk hubungan antara agensi dan media.

ADVERTISEMENT
Example 468x60
ADVERTISEMENT

“Dari total Rp400 miliar, realisasi penggunaan diduga hanya sekitar Rp200 miliar. Sisanya berpotensi tidak digunakan sebagaimana mestinya,” tegas Budi, Selasa (28/4/2026).


KPK Periksa Saksi dari Pihak Swasta

Dalam pengembangan kasus, KPK telah memeriksa dua saksi dari pihak swasta, yakni:

  • Fitriya Dwi Rahayu (Manager Keuangan PT Wahana Semesta Bandung Ekspres)
  • Teni Gianissa (pegawai PT Antedja Muliatama dan PT Cakrawala Kreasi Mandiri)

Pemeriksaan difokuskan pada mekanisme pembayaran yang dilakukan agensi kepada media.

“Penyidik mendalami alur pembayaran antara agensi dan media dalam pengadaan iklan ini,” jelas Budi.


Enam Agensi Dikendalikan Tiga Tersangka

KPK mengungkap kerja sama Bank BJB melibatkan enam agensi periklanan yang dikendalikan oleh tiga tersangka dari pihak swasta.

Skema ini diduga menjadi pintu masuk terjadinya penyimpangan anggaran dalam proyek besar tersebut.

“Enam agensi tersebut mengelola pengadaan iklan senilai Rp400 miliar,” ungkapnya.


Kerugian Negara Capai Rp222 Miliar

Akibat dugaan penyimpangan tersebut, KPK memperkirakan kerugian negara mencapai Rp222 miliar.

Para tersangka dijerat dengan pasal korupsi terkait penyalahgunaan kewenangan dan perbuatan melawan hukum.

“Penyimpangan ini berpotensi merugikan keuangan negara dalam jumlah besar,” tegas KPK.


Nama Besar Ikut Disorot, Bantahan Disampaikan

Dalam proses penyidikan, KPK juga sempat memeriksa Ridwan Kamil sebagai saksi terkait aliran dana.

Namun, Ridwan Kamil membantah keterlibatan dalam kasus tersebut.

“Saya tidak mengetahui dan tidak terlibat dalam pengadaan iklan ini,” ujarnya.

KPK juga menelusuri sejumlah aset yang berkaitan dengan perkara tersebut sebagai bagian dari pendalaman aliran dana.


KPK Tegaskan Usut Tuntas

KPK menegaskan komitmennya untuk mengusut tuntas perkara ini, termasuk menelusuri seluruh pihak yang terlibat serta memaksimalkan pemulihan kerugian negara.

“Kasus ini akan terus dikembangkan untuk memastikan semua pihak bertanggung jawab,” tegas KPK.

Skandal ini menjadi sorotan publik karena melibatkan dana besar dan dugaan penyimpangan sistematis dalam pengelolaan anggaran. (*)


Poin Utama Berita

  • KPK ungkap 50% anggaran iklan Bank BJB diduga diselewengkan
  • Total anggaran Rp400 miliar, realisasi hanya sekitar Rp200 miliar
  • Kerugian negara diperkirakan mencapai Rp222 miliar
  • Enam agensi dikendalikan tiga tersangka swasta
  • KPK periksa saksi terkait aliran dana ke media
  • Ridwan Kamil diperiksa sebagai saksi, bantah keterlibatan
  • Sejumlah aset ikut ditelusuri penyidik
  • KPK berkomitmen usut tuntas kasus
error: Content is protected !!