Scroll untuk baca berita
Example floating
Example floating
HUKUM & KRIMINALINVESTIGASI & SOROTPERISTIWA

Polda Jateng Kejar Kiai Ponpes Pati Tersangka Pelecehan Santriwati, Diduga Kabur ke Luar Jawa

5
×

Polda Jateng Kejar Kiai Ponpes Pati Tersangka Pelecehan Santriwati, Diduga Kabur ke Luar Jawa

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

PATI | Sentrapos.co.id – Kepolisian Daerah Jawa Tengah terus memburu pengasuh Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Asyhari, yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pelecehan seksual terhadap sejumlah santriwati.

Polda Jawa Tengah turun langsung membantu proses pengejaran setelah tersangka diduga melarikan diri ke luar wilayah Jawa Tengah dan mangkir dari pemeriksaan penyidik.

ADVERTISEMENT
Example 468x60
ADVERTISEMENT

Kabid Humas Polda Jateng Artanto mengatakan penyidik telah melakukan pendalaman terhadap pihak keluarga terkait keberadaan tersangka.

“Dari hasil pendalaman diketahui yang bersangkutan tidak berada di tempat dan diduga berada di luar wilayah Jawa Tengah,” ujar Kombes Pol Artanto kepada wartawan, Rabu (6/5/2026).

Untuk mempercepat proses pencarian, Direktorat Reserse Kriminal Umum bersama Direktorat PPA-PPO Polda Jawa Tengah turut diterjunkan membantu penyidikan yang sebelumnya ditangani Polresta Pati.

Selain itu, tim Jatanras Polda Jateng juga dilibatkan dalam proses pengejaran terhadap tersangka.

“Tim Jatanras Polda Jawa Tengah ikut melakukan pengejaran terhadap pelaku,” tegas Artanto.

Polda Jateng memastikan apabila tersangka berhasil ditemukan, maka aparat akan langsung melakukan penangkapan dan penahanan.

“Saat ini masih dalam pengejaran. Jika ditemukan, langsung ditangkap,” katanya.

Kasus dugaan pelecehan seksual di lingkungan pondok pesantren ini sebelumnya menjadi perhatian publik setelah muncul dugaan korban mencapai puluhan santriwati.

Namun, data sementara yang disampaikan kepolisian berbeda dengan keterangan kuasa hukum korban.

Kasat Reskrim Polresta Pati Dika Hadian Widya Wiratama menyebut hingga saat ini penyidik baru mendata lima korban dugaan pencabulan.

“Untuk korban ada lima. Dari lima tersebut, tiga mencabut keterangannya,” ujar Kompol Dika Hadian Widya Wiratama.

Sementara itu, kuasa hukum korban sebelumnya menyebut jumlah korban diduga mencapai puluhan santriwati.

Kasus ini memicu perhatian luas masyarakat karena menyangkut dugaan kekerasan seksual di lingkungan pendidikan berbasis keagamaan yang seharusnya menjadi tempat aman bagi para santri.

Polda Jawa Tengah juga memastikan proses hukum akan terus berjalan dan meminta masyarakat memberikan informasi apabila mengetahui keberadaan tersangka. (*)


Poin Utama Berita

  • Polda Jawa Tengah ikut memburu tersangka pelecehan seksual Ponpes Pati.
  • Tersangka Asyhari diduga kabur ke luar wilayah Jawa Tengah.
  • Polisi menyebut tersangka mangkir dari pemeriksaan.
  • Tim Jatanras Polda Jateng ikut diterjunkan dalam pengejaran.
  • Polisi memastikan tersangka akan langsung ditangkap jika ditemukan.
  • Kasus melibatkan dugaan pelecehan terhadap santriwati.
  • Polisi sementara mendata lima korban.
  • Kasus menjadi sorotan publik terkait keamanan di lingkungan pesantren.